Banyak Yang Menolak Kebijakan Wajib SNI Pada Pelumas

Rasoolway.com – Beberapa waktu lalu, pemerintah sempat mengutarakan bahwa mereka kan menerapkan kebijakan berupa wajib SNI bagi pelumas atau oli yang akan dipergunakan untuk kendaraan di Indonesia.

Sayangnya, terkait dengan hal ini banyak penolakan terhadap berbagai pihak yang menyampaikan bahwa mereka tak setuju dengan kebijakan tersebut. Salah satu penolakan datang dari Paul Toar, selaku ketua  Perhimpunan Distributor Importir dan Produsen Pelumas Indonesia.

Pria tersebut menyampaikan bahwa menurutnya dengan menyetandarkan pelumas kan menimbulkan persaingan yang tidak sehat antara pabrikan pelumas.

“Kami menolak wacana ini. Selain tidak menjamin perlindungan konsumen, kebijakan itu juga sarat dengan kepentingan yang menimbulkan persaingan tidak sehat,” kata Paul di Kawasan SCBD, Jakarta, Jumat 11 Mei 2018.

Menurutnya, yang saat ini dibutuhkan oleh konsumen di indonesia itu oli yang sesuai dengan kendaraan mereka. Dengan begitu, oli juga akan menunjukan kinerja yang lebih maksimal.

“Selain itu mendapatkan harga yang wajar dan mudah memperolehnya kapanpun diperlukan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *