Dengan Regulasi, Mobil Listrik Akan Sedikit Lebih Murah

Rasoolway.com – Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia memang sudah mulai melakukan pengembangan terhadap kendaraan Listrik. Hal ini tentunya berkaitan dengan pihak pemerintah yang memberikan lampu hijau terhadap pengembangan mobil listrik.

Selain itu, RI 1, Bapak Joko Widodo juga telah melakukan penandatanganan terhadap Perpres Nomor 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Dalam peraturan tersebut, tertulis bahwa Indonesia setidaknya akan mengembangkan 2.200 unit mobil listrik pada 2025 nanti.

“Pemerintah sendiri mempunyai program bahwa dalam tahun 2024 mobil listrik di Indonesia bisa mencapai 20 persen. Apabila banyak pabrik mobil yang mulai menyiapkan fasilitas dan teknologi untuk itu (Industry 4.0), ya saya rasa industri otomotif akan mampu mencapainya, tidak kalah dengan global,” ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Serang, Banten.

“Tantangan tertingginya (kendaraan listrik) adalah masalah cost. Oleh karena itu, dari segi pemerintah kami sedang merevisi regulasinya sehingga PPnBM (Pajak Penjualan Atas Barang Mewah) berbasis listrik lebih rendah daripada mesin bensin (konvensional). Tujuannya agar kita tidak tertinggal dari negara lain dan lebih kompetitif,” lanjutnya.

Untuk regulasi terkait dengan kendaraan ramah lingkungan seperti Listrik dan Hybrid kabarnya saat ini sedang digodok oleh pemerintah.  Salah satu yang terpenting dari regulasi tersebut ialah pembahasan mengenai insentif pajak kepada kendaraan ramah lingkungan. Dengan adanya peringanan pajak tersebut tentunya yang nantinya akan membuat harga kendaraan tidak terlalu mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *