Honda Civic Hybrid Tak Ada Peminat Di Indonesia

Rasoolway.com – Memang, saat ini pemerintah Indonesia memang sepertinya sedang fokus untuk mengembangkan mobil ramah lingkungan. Kendaraan tersebut dikembangkan tentunya karena rendah emisi, jadi dapat menekan polusi udara. kendaraan ramah lingkungan yang saat ini menjadi fokus dari pemerintah antara lain adalah mobil Hybrid dan mobil Listrik. Tentu saja keduaa kendraan terebu dalam pengembangaannya tidak dilakukan secara bersamaah, namun begantian ddimana yang lebih diprioritaskan adalah mobil Hybrid.

Dilihat dari produsen kendaraan roda empat, sebenarnya dulu Honda sempat mengeluarkan mobil Hybridnya melalui Civic hybrid. Namun, hingga saat iniĀ  Honda belum lagi memiliki hasrat untuk mengenalkan hybrid dengan model lain di Indonesia.

Jonfis Fandy, selaku Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT HPM, menyebutkan bahwa dulu saat pihaknya memperkenalkan Civic Hybrid ke Tanah Air, produk itu sepi peminat. Untuk itu hingga saat ini mereka belum juga membawa Jazz hybrid ke indonesia.

“Pada akhirnya tergantung konsumen dia mau beli nggak kalau kita introduce hybrid karena kita udah punya pengalaman introduce hybrid ya nggak ada yang mau karena negara berkembang ini seperti kita fokus pada engine bahan bakar petrol masih tinggi,” ungkap Jonfis di The Pallas, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

Kenyataan tersebut tentunya sangay berbanding terbalik dengan penjualan kendaraan Hybrid di Jepang. Disana mobil seperti itu memiliki banyak peminat. Meski demikian, jika memang kali ini banyak permintaan mobil dengan jenis Hybrid, pihaknya akan bersedia kembali meluncurkan kendaraan tersebut. Apalagi, secara teknologi dan mesin mereka telah siap. Saat ini hanya perlu menunggu aturan dan kebijakan yang jelas dari pemerintah.

“Di Jepang memang sukses, karena pemerintah subsidi harganya hampir sama dengan mobil bensin biasa jadi mungkin mereka sukses. Kalau di Indonesia kita belum tahu,” jelas Jonfis.

“Setelah diluncukan harus melakukan survey di mobil apa saja yang harus di apply, karena hybrid kan 2 mesin, 2 mesin ada baterainya akan mengambil tempat di dalam mobil, nah kalau mengambil tempat di dalam mobil mau ditaruh dimana gitu kan,” tutup Jonfis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *