Kebijakan Pembatasan Sepeda Motor Dinilai Sangat Tergesa-gesa

Rasoolway.com – Saat ini, para pengendara sepeda motor di area Jakarta mungkin sudah cukup lega karena Pemerintah Provinsi Jakarta akhirnya memutuskan untuk menunda kebijakan pembatasan sepeda motor pada beberapa jalanan yang ada di Jakarta. Atas hal ini, ternyata membuat para pengendara sepeda motor menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada pihak pemerintah daerah setempat.

Selain itu, Gerakan Aliansi Menentang Pembatasan Motor (GAMPAR) juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas keputusan yang diambil oleh pemerintah. Hal tersebut dikarenakan mereka menilai penerapan kebijakan ini terlalu dini dan tidak diiringi dengan persiapan yang cukup matang.

“Kami sangat apresiasi keputusan dari Pemprov DKI Jakarta untuk menunda keputusan pembatasan kendaraan roda dua di Sudirman. Lagi pula, menurut sumber kami, Pergub ini terlalu terburu-buru, simsalabim,” ujar Rio Octaviano, inisiator Gampar pada konvrensi pers di Jakarta, Sabtu (9/9/2017).

Memang, jika kita lihat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat tergesa-gesa. Bagaimana tidak, mereka memberikan waktu uji coba dan sosialisasi hanya satu minggu sejak mereka mengabarkan tentang kebijakan tersebut.

“Pergub ini hanya miliki waktu 1 minggu sampai pergub ini disahkan. 1 minggu sosialisasi, 1 minggu percobaan, langsung di sah kan,” ucap Rio.

“Setelah ini saya berharap Pemprov DKI Jakarta entah siapa yang menjabat, jangan lagi seperti ini. Mendiskriminasi para pengguna motor dan melontarkan keputusan yang propokatif,” tambahnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *