Peraturan Pembatasan Sepeda Motor Langgar Peraturan Lainnya

Rasoolway.com – Seperti yang kita tahu, MA memang telah memberikan keputusan untuk tidak lagi menerapkan peraturan terkait dengan pembatasan kendaraan sepeda motor yang di terapkan di beberapa wilayah di kawasan DKI Jakarta. Keputusan yang dilakukan oleh MA ini di dukung oleh pihak Road Safety Association RSA yang memang menentang terkait dengan kebijakan tersebut sejak dulu.

Menurut RSA, penerapan pelarangan pengendara sepeda motor untuk melewati beberapa kawasan di Jakarta merupakan pelanggaran terhadap undang-undang lainnya yang sudah ada lebih dahulu.

Beberapa peraturan yang dianggap telah dilanggar oleh peraturan itu antara lain adalah UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, selanjutnya juga melanggar UU tentang Hak Asasi Manusia, ddan yang terakhir adalah melanggar Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. Selain itu, yang membuat RSA menolah diterapkannya pembatasan sepeda motor juga karena belum memadainya alat transportasi umum di Indonesia.

“Kami sangat apresiasi putusan ini, karena memang aturan ini terbilang “aneh” untuk kami. Di saat masyarakat surviving dengan motor, karena transportasi publik masih belum mampu menggantikan peran motor, justru motor sebagai solusi dilarang melintas,” kata anggota Badan Kehormatan RSA Rio Octaviano, saat dihubungi KompasOtomotif, Selasa (9/1/2018).

BTW, menurut kalian para otolovers, kalian menjadi yang mendukung atau yang menolak dengan pencabutan peraturan terkait dengan pembatasan kendaraan sepeda motor??? tulis di kolom komentar ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *