Perhatian, Jika Bagian Dinding Ban Rusak Harus Diganti!

Rasoolway.com – Banyak yang belum mengetahui bahwa sebenarnya, kita bisa memperbaiki atau menambal ban yang bocor jika letak kebocorannya itu berada di bagian alas atau tapak. Tetapi, jika letak bocornya terdapat pada bagian dinding ban, alangkah baiknya untuk menggantinya dengan ban yang baru.

“Bocor disamping harus diganti. Itu berhubungan dengan konstruksi ban,” kata PDP Business Manager Michelin Indonesia, Refil Hidayat saat ditemui di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Ban yang banyak beredar saat ini merupakan ban radial, apabila terhadap ban tersebut dilakukan pembongkaran, tentu anda dapat melihan berbagai lapisan penyusun dari ban tersebut.

“Kenapa saat tusukan samping tidak direkomendasikan untuk di-repair, karena konsturksi di samping itu cuma benang doang,” ucap Refil.

Dengan begitu tentunya dapat berbahaya karena bagian dinding yang rusak, benang pada bagian tersebut berkemungkinan putus karena memang pada bagian dinding ban akan naik turun selayaknya suspensi saat di pakai.

“Misalnya lari di tol, terus ada tambalan di samping, di titik tertentu ban itu tidak enggak kuat naik-turunnya, bisa meledak bannya. Lebih parah kalau yang meledak itu ban belakang, bisa keguling mobil dia. Makanya kita tidak rekomen untuk me-repair ban yang bocor di dindingnya. Karena enggak akan kuat,” kata Refil.

“Kalau (bocornya) di tapak masih bisa di-repair, tapi melihat kondisinya. Kita merekomendasikan maksimal lebar lubangnya itu 6 mm. Kalau lebih dari itu kita enggak rekomen untuk repair. Karena sudah terlalu banyak kerusakan strukrurnya,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *