Tiga Poin Penting Saat Mengecek V-belt

Rasoolway.com – Dalam sebuak skuter matik, v-belt memiliki fungsi untuk meneruskan daya dari mesin menuju roda belakang. Komponen ini, ada masanya untuk diganti, karena selalu bergesekan dengan pully dan punya suhu kerja yang cukup tinggi.

“Umurnya umumnya 24.000 km, tapi bisa lebih cepat tergantung cara berkendaranya,” ujar Hendro Purwantoro, Product Development Sub Dept Head, PT Central Sole Agency selaku distributor Indoparts sambil mewanti untuk melakukan pengecekan secara berkala.

Dalam melakukan pemeriksaan kepada v-belt, ternyata ada tiga hal yang mestinya harus diperhatikan. Apa saja kah?

Pertama, “Pemeriksaan v-belt sebaiknya dilakukan pada kelipatan 5.000 km – 10.000,” jelasnya. Saat pengecekan, yang harus dipastikan adalah kondisinya masih layak pakai.

Kedua, Saat v-belt yang rusak dapat dilihat dari saat melakukan pelepasan pada pulley. “Secara fisik v-belt yang sudah tidak layak akan ditemukan keretakan di celah antara geriginya,” ungkapnya.

“Lebih parah kalau retakan sampai ada di top fabric atau bagian atas v-belt,” rinci pria ramah ini.

Ketiga, Jika v-belt anda telah usang, biasanya akan muncul beberapa gejala. “Biasanya akselerasi menjadi selip dan rasanya berat,” ujar Hendro. Kalau sudah begini tentu saja akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

“Kasus yang lebih parah pernah saya temukan kebanyakan di daerah yaitu v-belt aftermarket dengan kualitas abal-abal, hanya dalam jangka 3.000 km sudah putus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *