Bingung Pilih Aki Kering Atau Basah? Simak!!!

Rasoolway.com – Biasanya saat melakukan pergantian aki, banyak orang yang bimbang dalam menentukan pilihannya terhadap aki yang akan dipasangkan pada kendaraannya. Banyak pertimbangan yang mereka lakukan untuk memilih aki yang kering ataupun yang basah. Pertimbangan tersebut salah satunya ialah dalam hal keawetannya.

Kali ini, Kepala Teknisi diler Nissan Datsun Makassar Agit Prasetia akan memberikan penjelasan supaya orang tak bingung lagi dalam menentukan aki untuk kendaraannya.

“Aki kering dan aki basah tentu memiliki perbedaaan meski pada dasarnya kedua aki ini mengadopsi cairan elektroda, tapi kalau aki kering lebih padat seperti gel. Maka dari itu, umur aki pun berbeda antara basah dan kering,” terangnya.

Jika dilihat dari segi perawatan, aki basah memiliki perawatan yang lebih rumit jika dibandingkan dengan aki kering yang tidak terlalu butuh perawatan. maka dari itu kini rata-rata kendaraan menggunakan aki yang kering.

“Aki basah setiap dua bulan itu harus dicek airnya, rata-rata customer kalau service berkala kan jangka waktunya enam bulan atau 10.000 km. Pemeriksaan aki juga tergantung dengan pemakaian mobil, kalau mobil jarang pakai dan banyak aksesori di kelistrikan yang menempel harus di cek,” papar Agit.

Namun untuk masalah keawetannya, Aki basah lebih unggul karena pada umumnya mampu tahan hingga 2 tahun sedangkan aki kering maksimal hanya satu setengah tahun. Hal itu dikatenakan aki basah dapat di charge kembali jika drop.

“Kan kalau aki basah dan kering kan beda bagian sel di dalamnya. Jadi kalau aki kering tidak bisa menyimpan asupan listrik yang masuk melalui converter (alat pengisian aki),” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *