BMW Tidak Akan Ubah Seri M Menjadi Mesin Empat Silinder

Rasoolway.com – BMW seri M, merupakan kendaraan yang dibekali dengan mesin 6 silinder. Terkait dengan hal ini, kabarnya pihak BMW tidak ada sedikitpun niatan untuk merubahnya menjadi 4 silinder. Kenapa ya? Frank Van Meel, selaku Chief BMW M mencoba untuk menjawab hal ini.

“Kami sudah cukup puas dengan enam silinder karena untuk BMW dan BMW seri M mesin itu sudah menjadi ciri khas kami. Kami memulai enam silinder pada model M1 jadi merupakan sejarah panjang,” ujar Frank Van Meel.

“BMW bisa dibilang identik dengan mesin enam silinder segaris dan untuk kami itu adalah mesin yang ikonik. Saya tak akan membekali seri M dengan empat silinder dan turbo agar performanya tetap baik. Anda harus selalu memiliki karakteristik jika menginginkan performa yang bagus anda mungkin saja kehilangan torsi dan performa mobil sesuai yang diinginkan,” katanya.

Hal ini dikarenakan, bahwa menghibridisasi mesin dapat mengakibatkan bobot mobil menjadi bertambah.

“Anda menambah bobot pada mobil jadi jawabannya tidak mudah,” jelas Van Meel.

Kini, pihak seri M BMW melakukan kerja sama dengan sub merek ‘i’ dalam rangka membuat sel baterai untuk masa depan. Untuk itu, pria tersebut menyampaikan bahwa menyematkan teknologi mesin listrik pada semua produk seri M bukan menjadi solusi yang paling pas saat ini.

“Saat ini dengan generasi ‘E’ belum cukup diaplikasikan pada model M. Jika dilihat model plug-in hybrid bakalan menambah bobot mobil sebesar 2-300 kg. Bobot sebesar itu untuk model M3 atau M4 misalnya yang sudah berbobot 1.500 kg membuat mobil jadi tidak stabil,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *