Daihatsu Mendapat Rekor Muri

Rasoolway.com – PT ADM yang merupakan pemegang merek Daihatsu di Indonesia mendapat rekor muri atas torehan produksinya yang terbanyak di Indonesia. Rekor tersebut menyebutkan bvahwa Daihatsu merupakan produsen mobil yang telah memproduksi mobil terbanyak di Indonesia yaitu sejumlah 5 juta unit.

“Peresmian R&D Center dan pencapaian produksi 5 juta unit merupakan milestone penting ADM, dengan pendampingan dari DMC (Daihatsu Motor Company). Prestasi ini tidak lepas dari dukungan semua pihak, khususnya kementerian Perindustrian, dan juga supplier, diler, dan partner Daihatsu di Indonesia,” tutur Presiden Direktur ADM, Sudirman MR, di Karawang, Senin (10/4/2017).

Atas perolehan tersebut, Museum Rekor Indonesia memberikan penghargaan kepada Daihatsu atas hasil produksi mereka yang telah melahirkan 5 juta produk di Indonesia.

“Tentu tidak main-main mencapai 5 juta unit. Belum pernah tercapai di Indonesia. Kalau 5 juta unit ini artinya konsumen cinta dengan Daihatsu,” ujar Pendiri Muri, Jaya Suprana, dalam sambutannya saat memberikan penghargaan Muri kepada ADM.

Tidak hanya pihak Muri yang menghadiri acara tersebut, tetapi juga dihadiri Airlangga Hartarto yang menjabat sebagai Menteri Perindustrian.

“Kami berharap ke depannya, proses rancang bangun dan rekayasa kendaraan bermotor tersebut, dapat sepenuhnya dikembangkan oleh putera puteri Indonesia,” ungkapnya.

Pradipto Sugando sebagaiĀ  R&D Executive Officer ADM menjelaskan bahwa pencapaian sebanyak itu dihasilkan dari beberapa pabrik yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia.

“Fasilitas pabrik terbesar di Sunter, kapasitas 330 ribu unit pertahun, untuk Avanza, Rush, dan lainnya. Kemuduan di Sunter Press Plan komponen yang di-press. Lalu di Karawang vehicle plan 90 hektar termasuk R&D 200 ribu per tahun, engine plan 530 ribu per tahun, semua engine per tahun untuk 1.2, 1.3, dan 1.5. Sebelum itu ada casting plant sama (kapasitas) 530 ribu unit per tahun. Jadi pencapaian dari Mei 2005 1 juta unit, November 2010 2 juta, Maret 2013 3 juta, 4 juta unit di Maret 2015, dan saat ini, mencapai 5 juta unit di 15 Maret 2017,” pungkas Dipto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *