Mazda Ingin Produksi Mobil di Indonesia, Tapi…

Rasoolway.com – Sampai saat ini, sebagian pabrikan otomotif mancanegara yang menjual produknya di Indonesia, telah membuat produk-produknya secara lokal di tanah air. Beberapa keuntungan dengan dilakukannya produksi scara lokal ialah harga dari produk tersebut akan lebih murah karena tidak ditambah dengan biaya impor.

Selain itu, produksi lokal juga membuat waktu inden pemesanan dari kendaraan tersebut tak terlalu panjang karena tak perlu menunggu jatah yang diberikan oleh pabrikan pusat.

Karena hal tersebut, akhirnya membuat pabrikan yang belum membuat produk kendaraannya secara lokal di Indonesia menjadi merasa ingin untuk memproduksi mereka secara lokal. Hal ini seperti yang terjadi pada Mazda, melalui APM mereka, PT Eurokars Motor Indonesia.

Disampaikan oleh Presiden Direktur PT EMI, Roy Arman Arfandy bahwa saat ini mereka telah mempertimbangkan untuk membuat produk-produk mereka secara lokal di tanah air.

“Saya rasa kalau ASEAN yang satu fokus ya, dari Mazda untuk tetap growth di ASEAN. Jadi mereka (principal) tetap fokus, dan karena ASEAN negara besar dan penduduk banyak, jadi mereka fokus dan punya rencana. Nanti kalau capai penjualan sudah 15 ribu setahun, ya mungkin bisa membangun perakitan di sini,” ujarnya di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 1 Februari 2018.

Perlu di ketahui, bahwa hingga saat ini di Indonesia penjualan produk dari pabrikan asal Jepang tersebut terus mengalami peningkatan. Tahun 2017 lalu, mereka sukses menjual produk mereka sebanyak 4 ribuan unit. Sedangkan di tahun ini, mereka berharap ada peningkatan sebanyak 2 ribuan unit sehingga penjualan tersebut meraih angka 6 ribuan unit di Indonesia tahun ini.

“Jadi kalau sudah 15 ribuan baru memikirkan perakitan di sini. Untuk tahunnya belum tahu, yang jelas penjualan makin bagus semakin cepat (perakitan lokal). Kalau itu saya rasa enggak sampai 10 tahun lah. Karena kita liat untuk mempertimbangkan sambil menunggu kebijakan pemerintah,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *