Orang Jepang Berpikir Dua Kali Sebelum Beli Mobil?

Rasoolway.com – Mungin, di Indonesia memang banyak orang yang memiliki keinginan untuk memiliki mobil. Sebagian dari mereka akan melakukan pembelian mobil ketika secara kantong mereka telah mencukupi, maka dapat dipastikan mereka akan membeli mobil.

Namun, hal ini ternyata jauh berbeda dengan masyarakat Negara jepang yang justru berpikil ulang ketika akan membeli mobil. Salah satu yang membuat mereka berpikir ulang ketika memutuskan untuk beli mobil adalah karena mereka sadar akan besarnya biaya yang harus dieluarkan setelah membeli mobil.

Hal ini senada dengan ucapan dari Rini tour guide pada ajang Tokyo Motor Show 2017 dengan Daihatsu. Wanita tersebut sendiri sudah cukup lama tinggal ddi negara tersebut.

“Memang untuk memiliki mobil di Jepang banyak yang harus berpikir ulang, dan biasanya yang memiliki mobil kebanyakan dari mereka yang jauh dari stasiun,” kata Rini.

“Saat memiliki mobil pengendara harus memikirkan parkiran di Jepang yang tidak murah, saat di kota-kota besar parkiran mobil bisa mencapai 600-800 Yen per jam-nya. Namun di Jepang sangat aman jadi memang tidak banyak petugas kepolisian yang berpatroli, karena semuanya dipantau CCTV,” tambah Rini.

Untuk kepemilikan mobil sendiri di Jepang menurut wanita tersebut tidak ada pembatasan.

“Kepemilikan mobil tidak dibatasi, tapi memiliki mobil itu harus punya parkiran. Kalau disini, satu mobil itu untuk bersama keluarga. Jarang satu keluarga memiliki 5 atau 10 mobil,” katanya.

“Karena kalau di rumah tidak ada parkiran tidak ada parkiran. Mereka harus menyewa, itu bisa 50 ribu yen per bulan di Tokyo kalau dipinggiran bisa lebih murah. Selain itu soal asuransi, pemilik kendaraan harus membayar asuransi, memang kalau mobil dibawah 50 ribu km, per tahun asuransinya akan lebih murah. Karena mobil hanya dipakai pada weekend saja,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *