PCX Produksi Lokal Meluncur, Ini Tanggapan Yamaha

Rasoolway.com – Dua skutik bongsor dari dua pabrikan sepeda motor diluncurkan dalam waktu cukup berdekatan. Didahului dengan Yamaha dengan produk NMax versi 2018, lalu yang baru-baru ini adalah Honda PCX yang saat ini di produksi secara lokal. Berkaitan dengan peluncuran Honda PCX yang baru diluncurkan, bagaimanakah tanggapan dari pesaingnya, yakni Yamaha?

Meskipun banyak yang membuat spekulasi bahwa hadirnya PCX produksi lokal ini akan mengganggu penjualan dari Yamaha NMax, nyatanya pihak Yamaha tetap menyyambut pesaingnya tersebut dengan baik. Hal ini dikarenakan, pihak Yamaha masih memiliki keoptimisan yang tinggi bahwa Yamaha NMax masih akan tetap menjadi primadona dalam pasar otomotif kelas skutik bongsor. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Eddy Ang, selaku Deputy General Manager Marketing YIMM.

Namun, jika dilihat dengan apa yang ada saat ini, pembelian  dari NMax saat ini kebanyakan merupakan masih berstatus inden. Denngan demikian, bukan tidak mungkin sewaktu-waktu para pemesan akan membatalkan pesanannya dan beralih ke PCX.

“Kami akui inden memang masih jadi perhatian kami. Makanya kami terus adjust dengan kebutuhan. Itu terus kita lakukan, dulu 18 ribu unit, kini sudah mencapai 26 ribu unit. Sebelah (PCX) kan Februari ya, itu bisa kita manfaatkan untuk menggenjot produksi dan cepat sampai ke tangan konsumen,” kata Eddy Ang kepada VIVA, Kamis, 14 Desember 2017.

“Untuk NMax terbaru kita sudah survei dahulu ke konsumen. Kalaupun kini pakai shockbreaker tabung, itu untuk menyesuaikan jalanan di Indonesia. Karena di negara lain itu tak dibutuhkan, di sana sudah mulus-mulus jalannya,” kata dia.

“Soal kepercayaan diri, kami percaya. Kami percaya penggemar NMax tetap ada. Itu kan sifatnya emotional feeling ya, soal kesenangan atau kebahagiaan berkendara, dan sebagainya,” tambahnya.

Secara harga, kedua produk tersebut memiliki harga yang tak terlalu jauh, Yamaha NMax dijual dengan harga sekitar Rp26,3 jutaan. Sedangkan untuk PCX produksi lokal, dibandrol harga yang sedikit lebih mahal, yakni sekitar Rp27 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *