Pengaruh Infrastruktur Memadai Dengan Penjualan Mobil Kelas Premium

Rasoolway.com – Sampai saat ini, pihak pemerintah mulai terlihat memperhatikan sarana kendaraan umur di wilayah-wilayah Indonesia. Bukti perhatian tersebut ialah seperti maraknya pembangunan infrastuktur di berbagai tempat.

Namun, program atau kebijakan dari pemerintah ini ternyata memberikan dampak tersendiri bagi penjualan kendaraan yang tergolong pada kelas premium (mewah) yang tentunya dibandrol dengaan harga yang tinggi.

“Infrastruktur semakin maju apalagi berefek ke transportasi umum justru bagus bagi pertumbuhan mobil-mobil premium,” kata Brand Director Bentley Indonesia, Dhani Yahya, di Jakarta.

“Kalau kita lihat untuk lower middle class belum terintegrasi. Pada saat semua sudah ada, nyaman berefek membuat jalanan tidak macet dari situ mereka enjoting bisa kaya Singapura,” sambung Dhani.

Seperti contohnya adalah mobil mewah asal pabrikan bermerek Bentley. Kendaraan dengan merek tersebut terkenal dengan harganya yang sangat tinggi, jadi hanya golongan papan atas yang biasanya memilih untuk membeli kendaraan tersebut. Di negarakita, dalam setiap tahunnya hanya ada sekitar 20 orang yang melakukan pembelian terhhadap produk ini.

Angka ini tentu saja jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan Singapura dimana meski negara tersebut sangat kecil, namun alam setahun kendaraan tersebut dapat terjual 60 unit di Singapura.

“Kalau di Asia Singapura, Hongkong, Taiwan, China, dan Australia. Kalau di Singapura mau beli mobil harga berapapun COC (Certificate of Clearance)-nya sama, infrastruktur bagus dan kendaraan sangat dibatasi,” jelasnya.

“Kalau dari sisi tax, Australia bisa dilihat berapa, dari situ tau penjualannya tapi ya tergantung karena kan ini super luxury,” ungkap Dhani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *