Terjadi Masalah Pada Bagian AC, Suzuki Karimun Estilo di Indonesia Dilakukan Re-Call

Rasoolway.com – Proses re-call kembali dilakukan pada produk otomotif roda empat. Kali ini, proses re-call dilakukan kepada Suzuki Karimun Estilo. Jika anda merupakan pemilik kendaraan tersebut, sangat dianjurkan bagi anda untuk mengupgrade komponen AC mobil di bengkel resmi dari Suzuki terdekat dari tempat tinggal anda.

Seperti yang dikabarkan oleh Karimun Club Indonesia, melalui grup fb mereka dimana mereka mengabarkan bahwa dilakukan recall pada produk Suzuki Karimun Estilo. Bagian yang bermasalah tersebut adalah adanya bagian komponen dari AC mobil yang perlu dilakukan pergantian.

“Kepada rekan2 pemilik Karimun Estilo (member maupun non-member), seperti diketahui ada part yang dari pabrik harus di-recall, yaitu resistor blower AC. Untuk itu kami mengingatkan, bahwa penggantian komponen ini sepenuhnya GRATIS,” tulis pengurus Karimun Club Indonesia di grup Facebook itu.

Hal ini dipastikan oleh Riecky Patrayudha, selaku Head of Service Suzuki Indomobil Sales yang mana memang terjadi masalah pada produk tersebut, namun dirinya meyakinkan bahwa proses recall tidak berhubungan dengan keselamatan berkendara (safety riding).

“Sebenarnya bukan recall, itu sebenarnya part update. Kalau tidak dipakai pun tidak masalah. Tapi potensinya kalau tidak diperbaiki AC-nya tidak terlalu dingin. Jadi bukan recall yang berpengaruh untuk safety, pengaruhnya lebih banyak ke kenyamanan,” kata Riecky.

Pria tersebut juga menyampaikan bahwa pada dasarnya, yang terjadi pada komponen AC mobil itu bukan kerusakan, namun hanya tidak sesuai jika digunakan di negara yang temperaturnya cukup panas seperti di negara kita ini.

“Bukan masalah di blower-nya sebenarnya. Cuma di sensor temperaturnya, karena itu terpakai terus untuk sirkulasi segala macam kalau misalnya lama kelamaan dia kena debu segala macam, nempel akhirnya nggak sensitif terhadap perubahan suhu. Jadi walaupun sudah diset paling dingin, tetap dia nggak naik-naik (tidak dingin) karena dia bacanya masih dingin. Resistor blower itu kan pengaruhnya ke sensor suhunya untuk cut off evaporator-nya. Jadi kita harapkan sih kalau bisa kita ganti saja semuanya dengan yang sesuai dengan iklim dan temperatur di Indonesia,” ucap Riecky.

Atas kekeliruann ini, pria tersebut juga meng-iyakan bahwa banyak konsumen yang menyampaikan keluhannya. Untuk itu, demi mencapai kepuasan dari konsumen, maka proses re-call tersebut mereka lakukan.

“Sebenarnya kalau customer datang ke bengkel kita langsung ganti kok, sebentar. Di database kita banyak yang mengeluhkan ini. Jadi kita putuskan (ganti komponen) dengan desain baru yang bisa lebih antisipasi masalah kotoran segala macam di dalam blower,” kata Riecky.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *